Langsung ke konten utama

"Hati Yang Sakit"


Hati ini sakit:(
    Disaat perkenalan di awali dengan kata-kata manis yang kau keluarkan. kemudian, dari perkenalan akan menimbulkan perhatian yang dalam dan memberikan kenyamanan yang terus kau selimuti. Entah Mengapa, perilaku seperti itu kau berikan kepada hati ini, sehingga hati ini memiliki rasa cinta begitu dalam. Dan hati ini seperti tidak ingin meninggalkan. Perhatian dan kenyamanan selalu kau berikan. 
    Kata-kata manismu selalu terbayangkan. Waktu terus berputar, kau tidak seperti hari kemarin yang perhatian slalu kau berikan untuk hati ini. Dan hati ini mulai merasakan perhatian yang selalu kau berikan sudah perlahan menghilang. Tetapi, hati ini tidak ingin meninggalkan rasa yang ada. 
    Akhirnya ada waktu yang menjawab, perhatian yang mulai tidak dimiliki itu ternyata sudah pergi dan tak ingin kembali lagi, karena sudah menemukan tempat untuk memberikan perhatian dan kenyamanan yang baru. cinta yang begitu dalam akhirnya mengakibatkan kecewa yang dalam. 


"Jadi, Jangan menaruh hati terlebih dahulu sebelum kau tau siapa dia sebenarnya"

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

" AYAH MENINGGAL DISAAT SHOLAT "

         Aku masih ingat hari itu, tepat di bulan suci Ramadhan (Malam Ke-9 Ramadhan) ketika aku menerima berita bahwa ayahku pingsan sementara mengangkat takbir pertama sholat isya di masjid. Aku masih ingat bagaimana anak -anak yang memberitahu aku tentang kejadian itu. Aku merasa seperti dunia aku runtuh.    Meninggal di saat sholat adalah sebuah karunia yang besar. Ayahku meninggal dalam keadaan yang paling baik, di saat ia sedang beribadah kepada Allah. Aku merasa bangga dan bersyukur bahwa ayahku meninggal dengan cara yang begitu mulia. Tapi, aku juga merasakan kesedihan yang mendalam. Aku tidak bisa menerima kenyataan bahwa ayahku tidak ada lagi. Aku merasa seperti kehilangan sebagian dari diriku sendiri.   Ayahku selalu menekankan pentingnya beribadah kepada Allah. Ayahku selalu mengajarkan aku untuk menerima takdir dengan sabar. Aku akan terus berusaha untuk menjadi seperti ayahku. Dan sekarang, aku menyadari bahwa ayahku telah mempr...
"Proposalku"